Minggu, 30 Maret 2014

Milad KAMMI 16 Tahun

Bismillahirrohmannirohim,,, Alhamdulillah,,,
Wehehe, Barakalllah KAMMI,,, Tak terasa usiamu kini 16 tahun,,,
         
          Assalamualaikum,,, hehehe,,, ini semangat KAMMI ya KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia). Hmmm,,, semarak 16 tahun KAMMI amat terasa di wilayah Kamda Wilayah Semarang. Kenapaaaa? Begini pemirsa, bertepatan dengan Milad-nya KAMMI ke-16 Kamda Wilayah Semarang pada Hari Sabtu 29 Maret 2014 bertempat di Lapangan Tembak, melaksanakan kegiatan "Makan Besar" dan "PenSi" untuk seluruh komisariat yang ada di dalam lingkup Kamda Semarang. Mulai dari Komisariat gabungan UNDIP, Unnes, Salatiga, IKIP PGRI Semarang dan masih banyak lagi.

           Kemeriahan amat terasa disela-sela masak besar, saking banyaknya peserta ni, dibentuklah beberapa tim, mulai dari tim nasi, kentang, tempe hingga es buah. Kerja sama, kekompakkan KAMMI diuji di sini hehehehe... Tujuannya tak lain adalah untuk membangun rasa kekeluargaan antar komisariat, biar lebih akrab gitu, btw, dari FPP ada siapa aja ni yang datang ada Mbak Asri Aini S. Siregar, Husnul Khotimah, Kartini Kate, Febryheny, Al-Qoriah, Ila, Nurul Aprili, Mbak lullypeh, Mbak JenD, Mbak Zidni dll. Ikhwan ni ada Mas Yunus Kakom kita hehehe,,, Mas Ubed dan Si Rully Julpikar.

          Acara masak dimulai pukul 08.00-13.00 kemudian dilanjutkan makan besar dan penampilan pensi dari berbagai komisariat. Beragam pensi ditampilkan oleh masing-masing komisariat, drama, puisi, menyanyi hingga drama teatrikal. Berhubung mendadak FPP menampilkan puisi. Apa sich tujuan diadakannya pensi ini? Eghm,, untuk mengembangkan potensi yang dimiliki KAMMI, tak hanya jempol menjadi aktivis namun memiliki nilai dan kemampuan lebih yang unggul di masyarakat. Hidup Mahasiswa,,!

          Gimana ni? Banyak harapan para mahasiswa muslim yang ada di pundakmu kini, tak lain dan tak bukan agar membuatmu kian dewasa. Usia tak menjadi masalah, yang terpenting adalah seberapa besar yang telah dan akan kau berikan untuk negeri ini. Teruslah menjadi lidah penyambung jeritan rakyat yang suaranya tak mungkin terdengar petinggi. Terus gentarkan semangat Islami! Teruslah bergerak di jalan Illahi! (Febhen/25)


           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar